Manusia Mencinta

Dahulu saya tahu artinya kalimat ini
“Cintailah manusia karena Alloh”
Itu saja…

Tapi waktu berjalan
Hikmah itu terasa…
Amat sangat…

Betapa banyak orang binasa karena cinta pada manusia
Betapa banyak orang jatuh tersungkur, kacau hidupnya karena cinta pada manusia
Mereka lupa, mencintai manusia tak boleh dibebaskan sebebas-bebasnya rasa mengembara

Bolehlah cinta berirama
Bolehlah cinta bercengkrama
Bolehlah cinta mengembara
Tapi batasi ia dengan cinta Ilahi

Jika cinta telah berada tepat di tepi batas Ilahi
Tariklah ia ketengah kembali
Jika kamu biarkan ia melangkahi batas Ilahi
Jangan salahkan Tuhanmu jika kamu dirundung pilu

Kamu pergi terlalu jauh dari batas itu
Kamu sendiri yang mesti kembali sekuat hati
Bukan hanya terduduk merana disana
Menikmati senja demi senja dengan air mata

Semakin lama kamu suka
Semakin waktu berlalu kamu mencinta duka
Kamu ditipu duka lara berkali-kali
Ia tak ingin kamu kembali

Sukakah kamu hidup menduka bersama lara
Jika iya, aku kecewa…
Begitupun tuhanmu yang kamu tinggal jauh disana
Jika tidak, bergegaslah
Sebelum lara menguat menggelayutimu hingga kamu lumpuh
Sebelum lara melumpur menenggelamkanmu kebawah rasa hancur

Bergegaslah kembali
Batas itu takan pernah pergi
Tuhanmu menanti

Ia bisa saja menarikmu seketika kembali
Tapi…
Ia hanya ingin kamu kembali karena Ilahi
Karena jikapun kamu kembali kebatas Ilahi
Sedang kamu masih meratapi
Itu tudak ada arti

Kosong…
Jasad dan hatimu terpisah
Jasadmu di dalam batas Ilahi
Sedang hatimu berlari-lari dengan lara-lara ilusi.

Sadarlah
Tuhanmu tidak pernah salah.

Nun-Jakarta, 24 Feb ’18
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s